Manfaat Sistem Diagnosis Baterai

Manfaat Sistem Diagnosis Baterai

11 February 2013

Baterai merupakan alat yang mengkonversikan energi kimia menjadi energi listrik. Perangkat ini lazim digunakan untuk menyimpan cadangan tenaga listrik arus searah. Elemen dari batu baterai atau yang dikenal dengan istilah ‘elemen kering’ terdiri atas 3 komponen utama, yaitu: kutub positif yang berbahan batang karbon, kutub negatif dengan bahan seng (Zn), dan elektrolit yang menggunakan pasta.

Adapun bahan kimia yang dimanfaatkan dalam pembuatan baterai meliputi: belerang, asam sulfat, seng, air raksa, amonium klorida, kadmium, antimon, nikel, perak, logam nikel, hidrida, kobalt, litium, rubidium, nitrogliserin, mangan, dan sebagainya.

Untuk jenis baterai yang sering dijumpai di pasaran memiliki tegangan listrik sebesar 1,5 Volt dengan bentuk kotak ataupun tabung. Selain jenis baterai tabung dan kotak, dikenal pula jenis baterai isi ulang atau rechargeable batteray.

Apapun jenis dari baterai yang ada, fungsi utama baterai adalah mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Hal inilah yang acap klai dimanfaatkan dunia industri dalam berbagai skala bidang usaha.

Untuk dapat menjalankan aktivitas industri dengan lancar diperlukan adanya suplai listrik yang tidak terputus karena itu UPS sering jadi pilihan untuk menyediakan cadadangan energi listrik dalam jumlah cukup besar. Sumber energi dari UPS ini biasanya bersumber dari accu atau baterai.

Untuk skala industri yang cukup besar, rangkaian baterai seri sering kali menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan dunia industri akan adanya aliran tenaga listrik yang tidak terputus. Sementara disisi lain, rangkaian seri dari baterai – baterai tersebut sangat riskan. Pasalnya jika terjadi masalah pada satu cell baterai dapat berdampak pada kinerja seluruh rangkaian baterai. Untuk mengatasi hal ini perlu dilakukan adanya sistem diagnosis baterai.

Pengadaan sistem diagnosis baterai ini bermanfaat untuk:

  • Mengetahui kondisi ‘kesehatan’ batu baterai 1 demi 1;
  • Menghemat biaya-biaya;
  • Tidak mengganggu sistem;
  • Meminimalisir potensi kemungkinan terjadinya ledakan baterai;
  • Mengoptimalkan kinerja baterai.
  • Libratama dengan produk unggulannya yang berupa ‘BEST Device’ menawarkan sistem diagnosis baterai yang serba canggih. Melalui kecanggihan ‘BEST Device’ data dari masing – masing baterai dapat diperoleh dengan sangat cepat dan akurat.




    Comments are closed.