Cara Pasang Pompa Air

Cara Pasang Pompa Air

24 December 2012

Pompa air yang berkualitas baik menghasilkan kinerja mesin yang baik pula. Selain itu mesin juga tidak gampang terserang gangguan atau kerusakan-kerusakan pada elemen mesin. Pemasangan mesin yang baik dan benar akan berdampak pada kinerja misen. Berikut adalah cara memasang pompa air:

  1. Marking lokasi pemasangan pompa. Hal ini hanya dilakukan jika pompa di pasang pada lokasi yang sangat membutuhkan keakuratan pengukuran seperti gedung bertingkat, sedangkan untuk rumah atau hunian biasa cukup ditempatkan selayaknya saja.
  2. Membangun pondasi pompa dengan memperhatikan kelurusan serta kerataan pondasi pompa yang dibangun. Sebagai alternatif untuk memperpanjang umur pompa, pondasi pompa dapat dibuat dari beton. Hal ini karena kebanyakan pompa air terbuat dari besi maka untuk mengimbanginya dibutuhkan pondasi yang terbuat dari beton.
  3. Pemasangan pompa dilakukan setelah seluruh instalasi pendukung seperti kabel listrik dan pipa plumbing terpasang dengan benar.
  4. Membaca dengan teliti buku petunjuk pemasangan pompa karena pada umumnya, beda merk beda pula cara-cara perakitannya.
  5. Menyambungkan instalasi daya pada pompa.
  6. Mengatur pressure switch pada pompa.
  7. Melakukan running test pada pompa.
  8. Jika terdapat kesulitan, lakukan kerja sama dengan para kontraktor elektrikal mekanikal atau tukang plumbing.

Pemasangan pipa yang diletakkan di dalam keramik sebaiknya menggunakan pipa tebal. Hal ini untuk mengantisipasi kerusakan-kerusakan yang mungkin terjadi di kemudia hari. Untuk mendapatkan kinerja mesin pompa air yang maksimal tidak hanya dibutuhkan pemasangan yang benar tetapi juga perawatan mesin yang optimal.

Sumber: www.ilmusipil.com




Comments are closed.