Fungsi dan Masalah pada Pompa Air

Fungsi dan Masalah pada Pompa Air

17 December 2012

Water pump atau pompa air merupakan elemen yang berfungsi untuk menyerap sekaligus mendorong air yang terdapat pada sistem pendinginan sehingga dapat bersikulisasi pada mesin.

Rongga-rongga mesin yang dilewati sirkulasi akan mendinginkan suhu dinding pada booring silinder. Hal ini secara otomatis dapat menaikkan suhu mesin dan untuk selanjutnya proses pendinginan dilakukan dibagian radiator.

Kelancaran sirkulasi air pendingin harus benar-benar dijaga sebab apabila kelancaran sirkulasi air terganggu dengan adanya karat atau kotoran-kotoran lain dapat menimbulkan kenaikan temperatur mesin atau bahkan menimbulkan kerusakan pada mesin.

Pompa air dapat bekerja setelah mesin dihidupkan sebab pompa air bekerja melalui bantuan v-belt.

v-belt berfungsi untuk menggerakkan kipas yang mengalirkan air ke seluruh rongga-rongga mesin. Salah satu kerusakan yang terjadi pada pompa air adalah putusnya benda yang bertugas menggerakkan kipas ini.

Berikut adalah gejala-gejala kerusakan pada pompa air:

Mesin cepat panas

Seal pada pompa air mengalami kebocoran

Timbul bunyi berdecit dari pompa air

Air pada radiator cepat habis

Berikut ini adalah 3 langkah memeriksan dan menangani kerusakan pada pompa air:

Lakukan pemeriksaan pada mesin yang sudah dingin. Jika tidak terdapat aliran air pada lubang radiator menandakan bahwa pompa air mengalami kerusakan.

Kerusakan pompa air yang terjadi pada bearing akan menimbulkan suara berdecit.

Air radiator akan cepat habis apabila kerusakan terjadi pada seal.

Sumber: indobeta.com




Comments are closed.