Mengenal Aktuator (Bagian 2)

Mengenal Aktuator (Bagian 2)

6 October 2014

Semenjak artikel sebelumnya, kita telah membahas sebuah peralatan yang disebut sebagai aktuator. Peralatan mekanis ini sendiri diatur dan diperintah oleh sebuah produk dari Libratama yang disebut dengan Master Station hasil pengembangan dari Bernard Controls Group. Aktuator sendiri disebut sebagai sebuah pengendali untuk sebuah sistem yang bekerja pada dunia industri.

Selain diaktifkan dengan sejenis pengendali micro controller, kita juga dapat melihat bahwa aktuator sendiri adalah sejenis elemen yang mampu mengkonversikan besaran listrik analog untuk dapat menjadi jenis besaran lainnya. Besaran yang dikoversi oleh aktuator sendiri dapat berupa kecepatan putaran. Aktuator sendiri sebenarnya termasuk dalam sejenis perangkat elektromagnetik mengingat kemampuannya dalam menghasilkan daya greakan sehingga dapat menghasilkan gerakan pada robot.

Peralatan aktuator sendiri juga dapat dipasang sejenis sistem gearbox sehingga alat ini juga mampu meningkatkan tenaga mekanik. Singkat kata, meskipun aktuator memiliki kemampuan untuk mengendalikan sebuah sistem, aktuator sendiri membutuhkan sejenis perintah dari sautu controller atau pengendali, yang mana telah kita jelaskan sebelumnya dapat berupa master station yang merupakan produk dari Bernard Controls Group yang tersedia pada Libratama.

Dalam perspektif pengendalian sendiri , aktuator sendiri dapat disebut sebagai pintu kendali untuk menjalankan sebuah sistem, dalam kata lain, aktuator juga dapat dijadikan pengubah sinyal listrik untuk menjadi besaran mekanis. Sementara itu, batasan dari aktuator secara riil sendiri adalah berupa sinyal kemudi yang terkesil dan juga saturasi. Kita dapat mengambil contoh sederhana dari suatu robot pencari cahaya yang mana jika robot ini menemukan cahaya, maka sensor pendeteksi akan memberikan informasi kepada suatu pengendali. Pengendali inilah yang akan memberikan perintah kepada aktuator untuk dapat terus bergerak mendekati arah sumber cahaya yang dicari.




Comments are closed.